Loading...

3D View Window Part 1

15.13.00 Add Comment
3D view window digunakan untuk memvisualkan 3D scene. Kalian akan sering bekerja window ini.

View port dan kontennya.

Selain dari headernya, 3D view window mempunyai viewport. Kalian menggunakan viewport sewaktu – waktu kalian memerlukan tampilan up-to-date dari scene yang sedang kalian kerjakan.

Kalian dapat melihat viewport dengan cara
  1. Buka blender
  2. Supaya kita melihat scene yang sama, maka load factory setting menggunakan File – Load Factory Settings.
  3. Konfirmasi “Load Factory Settings” pop up dengan  LMB  atau  ENTER 
  4. Jika lampu indicator Numlock pada keyboard kalian mati, tekan  NUMLOCK  supaya numpad hotkey dapat bekerja.
jika kalian tidak yakin apakah itu  LMB , kalian dapat melihat postingan ini, tombol dan menu notation pada blender
Dan kalian akan melihat sesuatu seperti ini.


Virtual Scavenger Hunt !

Lihatlah pada default scene viewport diatas dan cari delapan item berikut

Di tengah.

  • Sebuah kubus berwarna abu – abu dengan garis berwarna oranye
    Ini adalah kubus default, object pertama pada Blender

  • Tiga panah, satu merah, satu hijau dan satu biru. Ekor mereka tergabung dengan lingkaran putih.

    Ini bukan object(bagian dari model./ scene kalian) tapi bagian dari Blender user interface untuk memanipulasi object. Manipulator, juga disebut dengan 3D transform widget. Panahnya mempresentasikan arah dari sumbu X, Y dan Z dari yang saat ini sedang terpilih system koordinat transform orientetation. Yang mana ini adalah system koordinat global. Linkaran mempresentasikan bagian tengah dari object yang sedang terpilih(kubus tadi) Info lebih lanju tentang Koordinat system pada Blender.
Jika kalian tidak melihat manipulator
Mungkin karena sebuah tool sedang aktif. Tekan  ESC  untuk membatalkan tool action apapun.
Kemungkinan yang lain adalah manipulator sedang di disable. On atau OFF kan dengan menekan tombol  CTRL  +  SPASI 

  • Lingkaran berpola merah putih dengan crosshairs berwarna hitam.

    Ini bukan object, ini adalah 3D Cursor, yang akan mengindikasikan dimana object baru akan muncul dalam scene.

    Cursor ini mirip dengan insertion point pada text editor, yang mana mengindikasikan dimana text akan muncul ketika di ketik.

pojok kiri bawah.

  • Gambar Ini bukan object. Ini adalah Sumbu mini, dan orientasinya mirip dengan system koordinat global dengan konvensi seperti biasa, merah untuk X, Hijau untuk Y dan biru untuk Z. mirip seperti kompas yang mana akan memberi tahu kalian kanan/kiri, depan/belakang dan atas/bawah.
  • Notasi “ (1) Cube”
    Ini bukan object. Tapi sebuah info dari object yang mengindikasikan bahwa kalian melihat frame pertama dari animasi dan saat ini dan object yang sering di pilih bernama “Cube”.

Pada pojok kiri atas

  • Notation “User Persp”
    Ini bukan object, notasi ini akan memberi tahu kalian mode yang sedang digunakan viewport. Kata yang pertama akan berubah jika kalian kalian memilih salah satu dari perfect view atau camera view (lihat dibawah), jika tidak maka akan tampil sebagai “User” dan kata yang kedua adalah “Persp” atau “Ortho” yang mengindikasikan apakah ini perspective atau orthographic view.

Di tengah viewport

  • Sebuah bola berwarna hitam sebagai symbol matahari.
  • Yang merepresentasikan sebuah lampu, sumber cahaya untuk scene (ini adalah sebuah object)
  • Piramida wireframe item.
  • Ini merepresentasikan sebagai camera, sebuah viewport yang digunakan untuk rendering. (ini juga object) arah yang dilihatnya adalah dasar dari piramida. Dan segitiga solid berwarna hitam pada dasar dari piramida adalah untuk mengingatkan kalian arah bagian mana dari gambar yang akan diambil kamera. Pada display yang kecil, kamera itu mungkin akan berada diluar viewport dan tidak terlihat. Jika hal tersebut terjadi, maka kalian dapat zoom out dengan scrolling dengan  MMB  sampai terlihat.
  • Background abu – abu, yang dibagi menjadi persegi dengan garis yang lebih terang. Ini adalah grid floor, yang mana bisa (atau tidak) kalian gunakan sebagai dasar untuk memposisikan model kalian.
    Setiap persegi grid adalah satu blender unit(BU)
  • Tiga garis berwarna tegak lurus yang berasosiasi dengan grid floor merah dan hijau horizontal dan biru vertical. Ini adalah koordinat global untuk berorientasi dengan scene kalian. Merah adalah sumbu X, hijau adalah sumbu Y dan biru adalah sumbu Z.


sumber = wikibook

Properties window pada Blender

10.15.00 Add Comment

Properties windows


Properties windows adalah tempat dimana kalian dapat menemukan hampir semua fungsi yang Blender dapat lakukan kepada object dan material, animasi, rendering dan lain sebagainya.

Pada header dari Properties windows, kalian akan melihat kolom yang berisi tombol seperti ini , icon sebenarnya akan sedikit berbeda berdasarkan type dari object yang kalian pilih pada 3D view. Pada layout default, Properties window mungkin akan terlalu panjang untuk diperlihatkan semua kolomnya, karena itu kalian bias melebarkannya dengan cara  MMB  untuk menggulir kolom tombol. Masing – masing dari tombol ini dapat member kalian context yang berbeda, atau perincian dari Properties settings.

Beberapa dari context tersebut sebagai berikut.


Render Context

Disini kita dapat menemukan sebuah setting yang mengontrol keseluruhan rendering dari final images, contohnya adalah resolusi apa yang digunakan, format output, performa, post prosessing dan lain sebagainya.

Render Layer Context

Setting tambahan yang memberikan control yang lebih baik dari rendering final images seperti scene layer mana yang mau di render, bagaimana mengelompokkan mereka kedalam render layers untuk input subsequent compositing.

Scene context

Berisi setting untuk manajemen warna, memilih camera mana yang digunakan untuk rendering, dan unit dan gravitasi setting untuk modeling.

Kalian juga dapat memilih scene yang lain untuk menjadi “background” untuk scene ini. Semua render untuk scene ini (latar depan) juga dimasukan kedalam content dari background scene, meskipun telah di copy kedalam scene ini. Sedangkan background muncul di 3D viewport ketika mengedit scene ini, tetapi isinya tidak ada yang dapat diedit, dan bahkan di pilih, hal itu harus dilakukan di background scene sendiri.

World context

Setting yang mengatur environment(lingkungan) yang mana model di telah dirender. Contohnya warna dari background , kabut dan setingan bintang, pencahayaan dan lain sebagainya.

Object context

Settingan untuk semua type object seperti overall transformation, layer assignment, grouping dan lain sebagainya. Settingan yang terlihat disini (dan semua perubahan yang telah terjadi) diterapkan kepada object terakhir yang di pilih.

Object Constraint Context

Settingan ini membatasi motion dari object untuk tujuan animasi. Batasannya juga dapat mengikat motion dari object lain.

Object Modifiers Context

Setting yang menerapkan modifiers kepada object geometry. Context ini membuat perubahan pada geometry yang hanya berefek ketika waktu rendering.

Catatan : lampu, camera dan object kosong tidak dapat memiliki modifier.

Object Data Context

Setting spesifik untuk type object, contohnya mesh vertex grouping, text font, lamp setting, camera setting, dan lain sebagainya. Hal ini berdasarkan icon, yang mana akan berubah berdasarkan object yang di pilih.

Material Context

Material setting untuk object yang mengontrol penampilannya, contohnya warnanya, apakah mengkilap atau tidak, apakah transparent dan masih banyak lagi.

Texture Context

Tekstur setting yang menspesifikasikan pola penampilan dari material. Pola ini dapat mempengaruhi warna dari material.

Particles Context

Sebuah object dapat di set untuk memancarkan particle, seperti asap, api atau kilatan. Konsep dari “partikel” (dan algoritma pokok) termasuk juga rambut atau bulu. Partikel dapat berupa object buatan, untuk menghasilkan effect seperti rumput yang ada pada padang bunga, tetesan air pada permukaan yang basah.

Physiscs Context

Setting yang mengontrol bagaimana object bereaksi yang mirip seperti object di dunia nyata. Contoh apakah object itu keras tapi masih bias di pukul pukul, atau sesuatu yang lunak seperti bantal.

Sumber hasil translate

User Preferences Windows

09.07.00 Add Comment

NOTE screenshoot saat ini menggunakan Blender 2.76

Preferences windows


Menyimpan user Preferences

Kebanyakan aplikasi mempunyai tempat untuk menyimpan setingan user(termasuk default dokumen), ditempat yang berbeda dengan dokumen lain yang dibuat oleh user. Blender sedikit berbeda. Semua user-setting disimpan pada setiap dokumen yang user buat. Setiap kali kalian membuat dokumen blender baru, Blender akan memuat kembali default dokumen, yang mana disebut dengan .B.blend. untuk menyimpan tampilan sekarang kalian sebagai default dokumen, tekan  CTRL  +  U . Hal ini akan menyimpan semua yang telah kalian lakukan pada dokumen in-memory saat ini, termasuk object dan material yang telah di buat ke .B.blend.

Mengakses User Preferences

Pertama kita harus membuka jendela User Preferences. Ada 3 cara untuk membukanya

- Klik  LMB  File > User Preferences.
- Ubah tipe window di header menjadi User Preferences
- Tekan  CTRL  +  ALT  +  U , yang mana akan membuka User Preferences ke window yang terpisah yang dapat di resize.

Window User Preference terlihat seperti screenshoot dibawah ini.



Mengatur User Preferences kalian


Auto Save
Seperti namanya, Auto Save secara otomatis akan menyimpan dokumen Blender .blen yang terbuka saat ini. Setingnya sebagai berikut :
  • Auto Save Temporary Files, ini akan mengaktifkan / mematikan fitur auto save
  • Timer (menit) slider, ini akan menspesifikasikan waktu berapa menit sekali Auto save dijalankan.

Info
Pada Blender 2.66 dan selanjutnya, terdapat tambahan pilihan yang tersedia : “Keep Session”. Pilihan ini akan selalu menyimpan menjadi sebuah file quit.blend ketika keluar dari aplikasi Blender, dan memuatnya kembali ketika membuka Blender. Jika kalian menutup Blender dengan “file yang kosong” (start up .blend), ini akan tetap menampilkan nama window header “Blender” dan menganggap bahwa tidak ada file yang dimuat.



Undo Level
Secara default, Blender dapat mengingat 32 aksi terakhir dan memperbolehkan kalian untuk melakukan undo dengan menekan  CTRL  +  Z . Jika computer kalian memiliki banyak memory, mungkin kalian ingin meningkatkan jumlah tersebut, namun jika sedikit, mungkin kalian ingin mengurangi jumlah tersebut menjadi 10 atau 20 aksi. Memory Limit slider akan menspesifikasikan jumlah RAM(satuan MB) yang digunakan untuk menyimpan Undo ini. Undo level “0” adalah tidak terbatas.



Numpad Emulation
Blender menggunakan numberpad keys (angka  7 ) untuk mengontrol 3D View dan ordinary numeral keys (yang angka vertical berada di atas huruf) untuk mengganti layer. Jika kalian menggunakan laptop kalian dapat menggunakan Emulate Numpad untuk mengatur control 3D View ke ordinary numeral keys.



Jika kalian ingin mengembalikan ke factory setting, kalian dapat menghapus file “.blend” kemudian merestart Blender, atau  LMB  File > Load Factory Settings.

Info
Cara kedua hanya berefek pada session yang sedang berjalan. Supaya setingan tersebut menjadi tetap, kalian harus menyimpannya dengan  CTRL  +  U  atau File > Save User Settings – menu ini ganti nama menjadi Save Startup File pada Blender 2.67b dan selanjutnya.

Sumber = terjemahan dari wikibook

Windowing sistem pada blender

14.55.00 Add Comment
Windowing sistem pada blender

Interface yang di bagi.
Interface blender di bagi menjadi beberapa area persegi yang di sebut Windows (kadang juga disebut area). Dan keseluruhan Windows tersebut disebut Workspace.

Jika kalian belum menjalankan Blender, segera jalankan Blender. Kalian akan melihat sesuatu yang serupa.

Blender telah melakukan perubahan besar kepada User Interfacenya (UI) sejak Versi 2.4x. Beberapa perubahan tersebut termasuk memindahkan tombol – tombol dan mengubah Hot key spasi dari “menambahkan menu” menjadi “Mencari Menu” dan sekarang  SHIFT  +  A  dipakai untuk “Menambahkan menu”. Hal ini cukup penting untuk diketahui untuk mengikuti tutorials berikutnya.

Perubahan yang lainnnya termasuk toolbar dan system pembagian Window. Shelf widget ( yang ditunjukan dengan symbol Plus + ) membuka tool shelves tersembunyi. Object tool shelf dapat di on/off kan dengan menekan tombol keyboard huruf  T . Properties tool shelf dapat di On/Off kan dengan menekan tombol  N . Split Windows widget memperbolehkan kalian untuk membagi dan menggabungkan windows. Blender 2.69 seperti yang ditunjukan berikut ini.


Note
jika kalian melihat gambar yang berbeda ada kemungkinan bahwa
Kalian mungkin menjalankan Blender dengan versi yang berbeda. Screenshot ini menggunakan Blender versi 2.69, jika kalian menggunakan versi yang lebih lama segera lakukan update, jika lebih baru maka tidak usah.

Setingan user interface pada computer kalian mungkin telah berubah. Coba reset user interface dengan pergi ke File > Load Factory Setting. Untuk mengambil screenshot pada Blender, tekan  ALT  +  F3 , dan klik Make Screencast. Hal ini akan merekam apapun yang ada pada layar sampai kalian menekan tombol close yang ada di info header. Screencast tersebut akan tersimpan di folder tmp. Di Microsoft Windows, folder tmp berlokasi di “C:\tmp”.
Windows Header
Apakah kalian bisa menemukan kelima Header ?

Setiap Blender Window mempunyai sebuah Header. Header dapat tampil diatas sebuah Window, di bawah sebuah window, atau dapat tersembunyi, mari kita lihat pada beberapa header.

Keterangan
Header dari info window digaris menggunakan warna Hijau
Header dari 3D View Window di garis dengan warna Merah
Header dari Properties window di garis dengan warna Biru
Header dari Outliner Window digaris dengan warna putih.
Header dari Timeline window tidak di garis dan berada pada sisi paling bawah(dibawah 3D View Window)

Jika kalian mengklik  RMB  pada header, maka akan muncul menu popup yang akan memperbolehkan kalian untuk mengatur header tersebut (entah itu ke atas jika berada di bawah dan sebaliknya) membuatnya maximize dengan window untuk mengisi keseluruhan workspace.

Untuk menyembunyikan header, arahkan mouse ke sudut dari header(atas, bawah, kanan, kiri) maka kursor akan berubah menjadi arah panah dengan dua sisi. Lalu  LMB  dan tarik ke arah sudut window dan header tersebut akan menghilang. Di tempat tersebut kalian akan melihat symbol plus  +  pada sudut pojok dari window,  LMB  untuk mengembalikan header tersebut.

Windows Type
Blender mempunyai banyak window (ada 16 pada Blender Versi 2.69) dan sebuah Console untuk bahasa pemrograman Python. Kalian baru saja mengerti tentang Info, 3D View, Properties dan Outliner Windows, sisanya akan di kenalkan jika dibutuhkan pada modul selanjutnya.

Setiap window header pada Blender mempunyai icon pada sebelah kiri untuk mengindikasikan type window.

  = Info
  = User Preferences
  = 3D View
  = Outliner
  = Properties

Jika kalian menekan tombol LMB  pada ikon,sebuah menu akan muncul, jika kalian tidak tahu apa itu LMB  kalian bisa melihat Tombol dan Menu pada Blender ini


Dengan menyamakan icon header dengan icon pada menu, kalian dapat mengenali bahwa window disini adalah 3D View Window.
Menu tersebut dapat digunakan untuk mengubah tipe window.

Note
window apapun dapat dirubah ke tipe apapun. Blender tidak mempermasalahkan jika terdapat lebih dari satu window dengan tipe yang sama.

layout workspace juga akan disimpan dengan dokumentnya. Maka jika seseorang membuka documennya maka dia juga akan melihat sama seperti layout terakhir document tersebut disimpan.

Jika kalian telah mengubah tipe window, maka rubah kembali seperti awal (atau reload factory setting yang berada di File >
Load Factory Setting) sebelum melanjutkan.

Window yang aktif
Window yang aktif adalah yang akan merespon jika kalian menekan tombol, hanya 1 Blender window yang aktif dalam satu waktu.
Window yang aktif biasanya yang terpadat pointer mouse . (Blender menggunakan “fokus mengikuti mouse” model user interface, ketika hotkey tidak berfungsi seperti yang diharapkan, itu karena biasanya pointer mouse berada pada diluar window yang diinginkan ketika menekan tombol hotkey) untuk mengubah window yang aktif, cukup dengan memindahkan pointer mouse ke window yang kalian inginkan untuk aktif.

Latih mengubah window yang aktif dengan memindahkan mouse kalian antara 3D view dengan Timeline window. Timeline window berada tepat dibawah 3D view window header. Pada titik ini, header dari 3D View window dan Timeline window berada di BAWAH windownya bukan diatas seperti dengan namanya “header”.

Note
Jika window aktif, maka headernya akan berubah lebih terang.

Resizing Windows
Mengubah ukuran window cukup mudah.

Pertama kalian bisa melakukannya dengan Dragging pada garisnya.

Ketika kalian melebarkan size dari satu window, kalian juga secara otomatis akan mengurangi size dari window lainnya. Karena Blender mempunyai non-overlapping window interface, tidak seperti kebanyakan program, Blender tidak memperbolehkan window untuk saling menimpa.

Kedua dengan maximizing sebuah window

Cara lain untuk mer resize sebuah window adalah dengan maximize. Ketika Blender maximize sebuah window, maka window tersebut akan berubah menjadi sebesar mungkin.

Untuk memaximize window yang aktif tekan  CTRL  +  UP ARROW  ,  CTRL  +  Down Arrow  ,  SHIFT  +  Space 
Ketika Windows telah di maximize tekan  CTRL  +  UP ARROW  ,  CTRL  +  Down Arrow  ,  SHIFT  +  Space  untuk merestore ( unmaximize ) window configuration.

Latih untuk maximizing dan unmaximizing 3D View dan Timeline window

Note
Jika kalian menggunakan Blender dibawah versi 2.57 kalian tidka dapat melakukan maximize pada sebuah window.

Shelves
Kalian telah menyadari bahwa ikon 3D view window (window terbesar pada screenshoot diatas) mempunyai beberapa tombol pada sisi sebelah kiri. Bagian persegi ini disebut dengan Tool Shelf. Hal ini seperti window dalam window – kalian dapat mendrag batas antara Tool Shelf ini dengan part utama dari 3D view untuk di resize.

Jika kalian mendrag sampai batas window, shelft tersebut akan hilang. Dan pada tempatnya akan muncul symbol + untuk mengembalikan shelf tersebut.

Too much to fit
Jika window atau shelf memiliki terlalu banyak informasi untuk ditampilkan pada display area, scrollbar akan muncul dan berada pada sisi bawah atau kanan. Kalian dapat menggunakan scroll tersebut untuk mencari konten dengan mendrag menggunakan klik kiri sebagai alternative kalian dapat mendragnya dengan middle mouse secara langsung dalam kontennya.

Sebuah window haeder mungkin juga dapat berisi lebih banyak konten yang dapat terlihat, tidak ada clue explicit untuk ini (meskipun beberapa widget pada sisi sebelah kanan tidak terlihat), tapi jika hal itu terjadi, kalian dapat mendragnya kesamping dalam header dengan menggunakan middle mouse untuk menscroll kontennya.


Membelah dan menggabungkan window.
Pada pojok kanan atas dan pojok kiri bawah setiap window, kalian akan melihat sesuatu seperti ini : . jika kalian mengarahkan mouse pada icon ini, kalian akan melihat pointer mouse akan berubah menjadi menyilang seperti tanda  +  . pada waktu tersebut, kalian dapat melakukan klik dan dragging dengan  LMB  :

Membelah window menjadi dua copy horizontal dengan mendragnya secara horizontal menjauh dari sudut.
Membelah window menjadi dua copy vertical dengan mendragnya secara vertical menjauh dari sudut.
Menggabungkan window menjadi satu horizontal (mengambil spacenya) dengan mendrag ke arahnya.
Menggabungkan window menjadi satu vertical (mengambil spacenya) dengan mendrag ke arahnya.
Tentu saja opsi ketiga dan keempat hanya dapat dilakukan jika disana ada window lain diarahnya.

Note
Kalian hanya dapat menggabungkan window horizontal dengan tinggi yang sama, dan windows vertical dengan lebar yang sama.

Default Workspace
Jika kalian melihat default workspace screenshot diatas, kalian akan melihat window type :
Menubar berada diatas (digaris hijau) sebenarnya adalah window yang disebut Info.

Window terbesar pada screen adalah 3D view. Disinilah kalian membuat modelnya.

The Properties window adalah area yang berada di sisi kanan, disini semua fungsi terletak untuk membentuk model, material dan lain sebagainya.

The Outliner berada di pojok kanan atas) memberikan kalian info mengenai object pada document. Seperti model kalian semakin kompleks, kalian akan mengapresiasi kemampuan untuk menemukan sesuatu dalam model kalian disini.

The Timeline(berada di paling bawah) menjadi sangat penting jika kalian membuat animasi.

Default layout mungkin tidak maksimal. Contoh, jika kalian membuat model atau scene static, bukan animasi, maka kalian dapat menghilangkan Timeline. Jika kalian membuat script development yang cukup berat, kalian mungkin ingin memunculkan Console. Dan lain sebagainya.

Workspace Preset
Pada info window/ titlebar, kalian akan melihat icon seperti ini : klik kiri pada icon itu akan memunculkan beberapa menu seperti berikut :

Memilih dari menu ini akan memindahkan kalian antara workspace layout yang sudah ditentukan dengan cepat. Cobalah. Kalian dapat kembali ke default layout hanya dengan memilih “Default” (tapi semua perubahan yang kalian buat pada layout akan segera diasosiasikan menjadi nama yang di display di sini). Menu ini terdapat search box di bawah. Ketik teks disini akan memfilter menu berdasarkan teks yang diketik. Terlihat seperti kurang berguna, tapi ketika kalian membuat project yang kompleks dan membutuhkan banyak sekali layout, search box ini akan menjadi sangat berguna.

Nama layout yang sedang dipilih akan tampil disebelah kanan dari icon menu. Pada ilustrasi diatas, yang terpilih adalah “Default”. Blender mengijinkan kalian untuk mengedit nama dari menu item yang sedang dipilih dengan klik kiri dan ketik nama yang baru, jadi jangan lakukan jika kalian tidak ingin merename layout tersebut. contoh, jika kalian merename “Default” menjadi “MyDefault”, kalian akan melihat “MyDefault” akan muncul pada list menu item.

Perhatikan juga terdapat “+” dan “X” icon pada sisi kanan menu, klik “+” akan membuat entry baru sebagai duplikat layout terakhir yang dipilih, sedangkan klik “X” akan menghapus entry yang sedang di pilih.

Satu document dalam satu waktu.
Blender hanya dapat bekerja dengan satu document dalam satu waktu. Untuk menyimpan perubahan terhadap document , pilih save option pada File menu( atau tekan CTRL + S untuk menyimpan ). Untuk membuka document baru pilih “New” dari File menu (atau tekan CTRL + N) dan pilih “Reload Start-up File” dari pop up yang muncul, tapi harus diketahui kalau membuat document baru tidak akan menyimpan document lama kalian.

Scenes
Sebuah scene adalah pemisah Blender document dalam document. Scene berbeda dalam document yang sama dapat dengan mudah membagi object, material dan lain sebagainya. Kalian dapat mendefiniskannya satu kali dan membuat rendering dan animasi yang berbeda. Kalian dapat membuat, menghapus dan mengganti scene menggunakan scene menu pada info header. Document baru di mulai secara default dengan satu scene, yang di namakan “scene”.

Menutup Blender
Untuk keluar dari Blender
  1. Jika ada tool yang sedan aktif maka tekan ESC untuk keluar dari tool
  2. Tekan CTRL + Q dan akan keluar popup menu konfirmasi OK?
  3. Konfirmasi Quit Blender dengan mengklik tombol kiri mouse atau menekan enter
Note: Blender tidak akan mengeluarkan pop up apakah mau di save ketika keluar. Tetapi kalian bisa dengan mudah merecovernya dengan menggunakan File > Recover Last Session.

Sumber dari wikibook.org

Blender Interface

09.49.00 Add Comment
Interface pada blender.

Berikut ini adalah screenshot tampilan dari blender.
Disini kita menggunakan blender versi 2.76b


Kenapa blender tidak membuat UI sesuai dengan OS yang dimiliki user ?

Blender menggunakan UI yang sama untuk semua system operasi, yang mana akan otomatis mengisi layar monitor kalian. Inti dari UI Blender dapat dikatakan sebagai Workflow. Blender dibuat oleh 3D graphics shop untuk digunakan secara pribadi. Sebagai mesin pendapatan untuk mereka, mereka mendisen untuk memaksimalkan produksi. Kecepatan dan kehalusan operasional. Yang artinya menghindari “benjolan” yang dapat memperlambat user.

Sebagai contoh, windows tidak pernah overlap, jadi tidak perlu untuk memerintahkan mereka lagi. Kalian tidak perlu untuk mengklik pada jendela untuk membuatnya aktif, kalian hanya perlu menjalakanan mouse saja. Ada beberapa interupsi pop up yang menanyakan beberapa informasi sebelum menjalankan beberapa action. Sebagai gantinya, action tersebut segera dilaksanakan dengan setingan default, yang mana dapat kalian tentukan setelahnya dan segera mendapatkan timbal balik pada hasilnya.

Blender mungkin tidak se intuitive untuk mulai dipelajari, kalian tidak bisa hanya dengan duduk dan mempelajari semuanya sendiri, terutama jika tidak tahu sama sekali. Tapi jika kalian sudah mengetahui dan memahami dasarnya, kalian akan lebih cepat mengerti dan kalian bisa memulai untuk bereksperiment dan mencoba mempelajarinya sendiri.

Kenapa Blender tidak membuat prompt untuk menyimpan perubahan ?

Kebanyakan aplikasi modern akan menanyakan sebuah konfirmasi jika kalian akan menutup sebuah document yang belum disimpan. Blender sering kali di kritik karena tidak melakukannya.
Tapi coba pikir lagi, apa itu “unsaved change” ? apakah merubah tool atau menyesuaikan jendela layout penting untuk disimpan ? pada blender, jawabannya adalah “iya”, karena semua itu adalah bagian dari document yang akan di restore ketika dibuka. Jadi blender akan membuat prompt konfirmasi setiap waktu kalian menutup sebuah document atau keluar dari blender.

Sebagai gantinya, Blender selalu menyimpan sebuah perubahan ketika di tutup, menjadi sebuah file dengan nama ‘quit.blend’. Di lain waktu kalian menggunakan Blender, cukup pilih File -> Recover Last Session dan kalian dapat melanjutkan dari yang terakhir kalian menutup Blender.

sumber : https://en.wikibooks.org

Serba Serbi Tilang Part 2

08.55.00 Add Comment
SLIP MERAH ATAU SLIP BIRU=DENDA MAKSIMAL



SLIP TILANG MERAH
Pelanggar mengakui/tidak mengakui pelanggaran yang telah dilakukan, dan akan menyelesaikan perkara Tilang di PENGADILAN. Alternatif ini pelanggar akan menerima lembar warna MERAH. Besarnya denda sesuai hasil putusan sidang.

SLIP TILANG BIRU
Pelanggar mengakui pelanggaran yang telah dilakukan, dan akan menyelesaikan denda Tilang di bank BRI. Alternatif ini, petugas akan menulis denda maksimal yang dikenakan oleh UU pada lembar tilang. Apabila kalian memang memiliki uang yang cukup, silahkan minta slip tilang BIRU. Datang ke bank BRI dengan membayar denda MAKSIMAL, lalu bawa tanda bukti pembayaran ke satuan yang menilang untuk mengambil barang bukti yang disita.

Noted: Keduanya, baik slip tilang merah maupun biru uang dendanya sama2 masuk ke pendapatan negara.


DASAR HUKUMNYA?

Pasal 267 UU No 22 Tahun 2009
  1. Setiap pelanggaran di bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang diperiksa menurut acara pemeriksaan cepat dapat dikenai pidana denda berdasarkan penetapan pengadilan.
  2. Acara pemeriksaan cepat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dilaksanakan tanpa kehadiran pelanggar. (3) Pelanggar yang tidak dapat hadir sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat menitipkan denda kepada bank yang ditunjuk oleh Pemerintah.
  3. Jumlah denda yang dititipkan kepada bank sebagaimana dimaksud pada ayat (3) sebesar denda maksimal yang dikenakan untuk setiap pelanggaran Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
  4. Bukti penitipan uang denda wajib dilampirkan dalam berkas bukti pelanggaran.

GIMANA KALO TERLANJUR DAPAT SLIP TILANG BIRU TAPI GA MAMPU BAYAR DENDA MAKSIMAL ?
  • Setelah mendapat slip tilang biru, segera bayar ke bank yang ditunjuk untuk menyetorkan dendanya (sejumlah denda maksimal).
  • Ambil barang bukti yang disita ke Kesatuan yang menilang, dengan menunjukkan slip tilang biru dan bukti setoran ke bank.
  • Pada hari yang ditunjuk untuk sidang, silahkan mengikuti sidang di pengadilan yg ditunjuk.
  • Minta kwitansi dari Pengadilan sejumlah denda yang dijatuhkan di Pengadilan.
  • Keesokan harinya datang ke Kantor Kejaksaan di wilayah anda kena tilang dan minta surat pengantar meminta kelebihan uang di Bank (mau langsung datang ke Kejaksaan untuk minta surat pengantar juga boleh, tapi besoknya setelah tanggal sidang).
  • Datang ke bank lagi untuk mengambil kembali uang kelebihan denda tilang tersebut (siapkan materai 6000/3000).

DASAR HUKUMNYA ?
Pasal 268 UU No 22/Tahun 2009
  • Dalam hal putusan pengadilan menetapkan pidana denda lebih kecil daripada uang denda yang dititipkan, sisa uang denda harus diberitahukan kepada pelanggar untuk diambil.
  • Sisa uang denda sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang tidak diambil dalam waktu 1 (satu) tahun sejak penetapan putusan pengadilan disetorkan ke kas negara.

Berikut ini daftar denda tilang maksimal

keterangan :
-LB : luka berat.
-LR : luka ringan.
-MD : meninggal dunia.
-Laka: kecelakaan lalu lintas.
-Rambu dkk : semua petunjuk jalan,marka jalan(garis putih),traffic light,side bar,fasilitas pejalan kaki.
-APIL : traffic light.
-Ranmor : kendaraan bermotor.
-R2 : roda 2.
-R4 : roda 4.
-TNKB : plat nomor.
-STCK : surat tanda coba kendaraan.
-Komponen utama : spion,speedo,lampu lampu(warna sesuai ketentuan),knalpot,klakson,ban(layak pakai)
-Emergency kit : kunci kunci roda,P3K,segitiga hazard,ban cadangan,dongkrak.


Pasal 273 = penyelenggara jalan yg tidak segera membetulkan jalan rusak sehingga menimbulkan korban laka.

(1)LR : 6 bln /12 juta.

(2)LB : 1 tahun / 24 juta

(3)MD : 5 tahun / 120 juta

(4) penyelenggara jalan tdk memasang tanda pada jalan rusak atau sdg perbaikan : 6 bln /1,5 juta


Pasal 274 = melakukan perbuatan mengganggu fungsi jalan hingga laka : 1 tahun / 24 juta

Pasal 275 = (1)melakukan perbuatan yg mengganggu Rambu dkk : 1 bln / 250 ribu
(2)melakukan perbuatan yg merusak Rambu dkk: 2 tahun / 50 juta


Pasal 278 = ranmor yang tdk dilengkapi emergency kit : 1 bln / 250 ribu
Pasal 279 = ranmor yg dipasang perlengkapan yg mengganggu kslmatan lalulintas : 2 bln / 500ribu
Pasal 280 = ranmor yg tidak ada TNKB / tidak sesuai spektek dari POLRI: 2 bln / 500 ribu
Pasal 281 = pengemudi tidak punya SIM : 4 bln / 1 juta
Pasal 282 = pengemudi tdk mematuhi perintah petugas(di suruh minggir/berhenti) : 1 bln / 250 ribu
Pasal 283 = melakukan tindakan lain yg mngganggu konsentrasi saat mengemudi(pake hape dll) : 3 bln / 750 ribu
Pasal 284 = tidak mengutamakn keselamatan pejalan kaki dan pesepeda : 2 bln / 500 ribu
Pasal 285 = (1)R2 tidak memenuhi persyaratan teknis dann layak jalan,tidak lengkap komponen utamanya : 1 bln / 250 ribu
(2)R4 atau lebih yang tidak layak jalan dan tidak lengkap komponen utamanya : 2 bln / 500 ribu

Pasal 287 = melanggar(1)rambu2 : 2 bln / 500 ribu
(2)APIL : 2 bln / 500 ribu

(3)aturan gerakan lantas : 1 bln / 250 ribu

(4)hak utama kendaraan dengan sirine dan rotator : 1 bln / 250 ribu

(5)batas kecepatan : 2 bln / 500 ribu

(6)tata cara penggandengan : 1 bln / 500 ribu

Pasal 288 = (1)tidak ada STNK/STCK : 2 bln / 500 ribu
(2)tidak dapat menunjukkan SIM: 1 bln / 250 ribu

(3)tidak ada surat uji berkala untuk ranmor angkutan umum dan barang : 2 bulan / 500 ribu

Pasal 289 = tidak pakai seat belt : 1 bln / 250 ribu
Pasal 290 = ranmor pickup/bak yg mengangkut orang tidak ada rumah - rumah atau tidak pake helm/ seat belt :
1 bln / 500 ribu
Pasal 291 = (1)tidak pakai helm SNI/standar lain yang diatasnya : 1 bln / 250 ribu
(2)penumpang R2 tidak pakai helm : 1 bln / 250 ribu

Pasal 292 = R2 membonceng lebih dari 1 orang tanpa kereta gandeng/samping : 1 bln / 500 ribu
Pasal 293 = (1)ranmor tidak menyalakan lampu pada malam hari : 1 bln / 250 ribu
(2)R2 tidak menyalakan lampu utama pada siang hari : 1 bln / 100 ribu

Pasal 294 = berbelok tidak menggunakan lampu sein ato isyarat tangan : 1 bln / 250 ribu
Pasal 295 = berpindah jalur/menyalip tidak menggunakan lampu sein atau isyarat tangan : 1 bln / 250 ribu
Pasal 297 = balapan liar di jalan umum : 1 tahun / 3 juta
Pasal 310 = (1)lalai dalam berkendara hingga laka : 6 bln / 1 juta
(2)lalai dalam berkendara hingga laka LR : 1 tahun / 2 juta

(3)lalai dalam berkendara hingga laka LB : 5 tahun / 10 juta

(4)lalai dalam berkendara hingga laka MD : 6 tahun / 12 juta

Pasal 311 = (1)sengaja mengemudi yang membahayakan(ugal2an) : 1 tahun / 3 juta
(2)sengaja mengemudi yang membahayakan hingga laka : 2 tahun / 4 juta

(3)sengaja mengemudi yang membahayakan hingga laka LR : 4 tahun / 8 juta

(4)sengaja mengemudi yang membahayakan hingga laka LB : 10 tahun / 20 juta

(5)sengaja mengemudi yang membahayakan hingga laka MD : 12 tahun / 24 juta

Pasal 312 = jika terlibat laka tapi tidak berhenti,menolong,lapor polisi : 3 tahun / 75 juta

sumber : UU/22/2009 & PP 41-44 th 1993(aturan ini masih berlaku sampai ada penggantinya)

sauce : kaskus

Serba serbi Tilang Part 1

08.14.00 Add Comment
Tilang adalah bukti pelanggaran, dimana berkas tilang itu ada 5 rangkap :
  1. MERAH : diberikan pada pelanggar yg tidak koperatif dengan petugas dan tidak mengaku salah, diselesaikan dengan sidang di pengadilan.
  2. BIRU : diberikan pada pelanggar yang kooperatif dengan petugas mengaku salah, berlaku denda maksimal, denda disetorkan melalui Bank yang ditunjuk.
  3. HIJAU : untuk pengadilan.
  4. PUTIH : untuk kejaksaan.
  5. KUNING : untuk arsip POLRI.
Tilang menggunakan system BAP singkat dan bersifat verztek (pelanggar dapat diwakilkan pada saat sidang) jadi tidak ada hubungannya dengan slip merah atau biru, keduanya dapat diwakilkan.

Untuk denda-denda yang ada di daftar tilang adalah denda maksimal yang harus dibayarkan jika pelanggar tidak hadir sidang, denda itu bisa berkurang jika agan2 sekalian hadir sendiri di sidang dan bicara langsung dengan hakim.

Saat ini menurut Undang Undang, Polri tidak dapat menerima titipan denda, adapun jika agan minta diwakilkan pada sidang, agan-agan harus menyetor langsung ke Negara via Bank, seterusnya bukti setor tadi yang harus diserahkan ke Polri untuk dibawa ke sidang. Cuma ada beberapa daerah yg belum melaksanakan karena berbagai faktor. Salah satu contohnya …di GORONTALO, Pelanggar masih menyetor ke Polri karena belum ada Bank yang siap untuk pelaksanaan administrasinya, hal ini akibat otonomi daerah, …jadi tiap daerah tidak merata kesiapannya.

DENDA TILANG


Berikut daftar sanksi tilang lalu lintas yang dikutip dari Divisi Humas Mabes Polri
  1. Pengendara yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) terancam pidana kurungan paling lama 4 bulan atau denda paling banyak Rp 1 juta.
  2. Pengendara yang memiliki SIM namun tak dapat menunjukkannya saat razia dikurung paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.
  3. Pengendara yang tidak memasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor alias plat nomor terancam kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.
  4. Pelanggaran syarat teknis laik jalan seperti spion, lampu utama, lampu rem, lampu mundur, pengelap kaca, bumper, klakson, pengukur kecepatan, dan knalpot dipidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu untuk sepeda motor dan Rp 500 ribu untuk mobil.
  5. Pengendara mobil yang tidak membawa ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda, dan peralatan pertolongan pertama pada kecelakaan dipidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.
  6. Melanggar rambu lalu lintas terancam kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.
  7. Melanggar aturan batas kecepatan paling tinggi atau paling rendah dipidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.
  8. Pengendara yang tidak membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor dipidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.
  9. Tidak memakai sabuk keselamatan dipidana dengan kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.
  10. Pengendara atau penumpang sepeda motor yang tidak mengenakan helm standar nasional (SNI) dipidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda Rp 250 ribu.
  11. Pengemudi yang tidak menyalakan lampu utama pada malam hari dan kondisi tertentu dipidana dengan kurungan satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.
  12. Mengendarai sepeda motor tanpa menyalakan lampu utama pada siang hari dipenjara paling lama 15 hari atau denda paling banyak Rp 100 ribu.
  13. Berbelok atau balik arah tanpa memberi isyarat lampu dipidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

PROSEDUR SIDANG TILANG DI PENGADILAN NEGERI
"Siapa Bilang Sulit Mengurus Surat Tilang ???"

PROSEDUR PERKARA PELANGGARAN LALULINTAS (TILANG)


Prosesnya, kalau mendapat surat tilang, cek tanggal sidang. Jangan lupa pastikan di wilayah mana lokasi pelanggaran terjadi. Juga tempat sidang tergantung wilayah pelanggaran dilakukan.

Kalau kena tilang di Jakarta Barat, berarti sidang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Kena di Bandung, walaupun orang Jakarta, sidang tetap berlangsung di Pengadilan Negeri Bandung.

Untuk sidang, tentunya datang di hari yang sudah ditentukan di surat tilang. Kemudian langsung menuju loket pendaftaran dan mengambil nomor urut sidang.

Setelah mengambil nomor urut, tunggu giliran masuk ruang sidang. Hakim menanyakan kesalahan si pengendara. Jika si pengendara setuju dan menerima kesalahan, hakim tinggal ketok palu. Tok.tok.tok. Tanda sidang usai.

Jika pengendara tidak menerima dakwaan, ia bisa mengajukan bukti penguat ketidaksalahannya
. Kalau ini yang dipilih, prosesnya tentu akan lebih lama lagi. Sebab, pengadilan juga akan menguji bukti yang diajukan. Prosesnya tidak bisa sekali jalan. Sidang bakal kembali dilanjutkan.

Setelah proses di pengadilan tingkat I (Negeri) tetap gagal. Dan pengendara tetap ngotot tidak menerima kesalahan, maka bisa mengajukan banding ke pengadilan lebih tinggi (Pengadilan Tinggi). Konsekuensinya, memakan waktu dan biaya lebih lagi. Pilihan menerima atau menolak keputusan tergantung.

Jika ketika jadwal sidang berhalangan hadir, denda tilang tetap bisa dibayar lain waktu. "Tapi nggak perlu sidang. Karena denda sudah ditentukan hakim. Pengendara dianggap menerima keputusan," tegas Aiptu Sumardi lagi.

Jika dianggap sudah selesai, bikers dipersilakan menuju loket pembayaran untuk membayar denda sesuai keputusan yang ditetapkan Hakim. Baru deh mengambil barang bukti yang disita polisi. Beres.

Yang saga bold adalah urutannya gan....untuk denda pada saat sidang murni hak hakim menentukan berapa,
yang tertera di undang - undang adalah denda maximal jika tidak bida hadir
....



sumber utama kaskus sf polisi

Pengalaman Saga Mengurus Surat Tilang

10.07.00 2 Comments
Hari senin 2 minggu lalu untuk pertama kalinya saga kena tilang di perempatan kereta Krian, katanya melanggar jalur satu arah padahal saga dibelakang saga juga ada orang yang lewat situ dan tidak pakai helm malahan, dan apa yang terjadi… mereka dibiarkan lewat wut ???

Ah, apa boleh buat. Awal puasa juga, jadi terima aja. Akhirnya dikasih slip biru dan STNK saga dibawa sebagai barang bukti dan besok suruh ke Polres Sidoarjo untuk bayar denda sekaligus ambil barang bukti. Hari selasa keesokan harinya saga ijin keluar komplek untuk menuju ke Polres Sidoarjo sekitar jam 9 pagi. Sampai sana udah rame mungkin bisa dibilang penuh dengan lautan manusia untuk mengurus SIM baru.

Tanya pakpol dimana divisi tilang, katanya “divisi tilang ada di lantai 2 disebelah sana… sebelah mana ?... di lantai 2 gedung itu”. Dan akhirnya melintasi lautan manusia yang ada di depan gedung tersebut lalu naik ke lantai 2 dan sampailah di divisi tilang (Lebay*).

Ruang tilang

Berlaga sok tau dan Percaya diri saga langsung masuk dan bertanya pada salah seorang pakpol yang bertugas disana untuk mengurus tilang dan dilihatlah surat tilang saga yang warna biru tersebut. Akan tetapi pakpol bilang kalau surat tilang dengan sidang tanggal 9 ini masih belum di proses karena yang sidang tanggal 2 aja masih belum selesai ini yang tanggal 9. LOL.

Eh eh, gimana ini ?. Konsultasipun berlangsung dan keluar beberapa solusi yakni suruh kembali 1 minggu lagi atau ambil di Tilang Keliling(easy tilang) di Mall Sun City Sidoarjo yang ada di lantai 2 tepat sebelah Sim Corner pada hari sabtu setelah hari sidang. Ngomong – ngomong soal sidang kata pakpol sekarang sudah tidak ada sidang dan langsung bayar denda saja. Denda yang harus saga bayar katanya adalah Rp. 125.000.

Saga putuskan ambil hari sabtu setelah tanggal sidang karena saga adalah pekerja, jadi waktu weekday dihabiskan untuk bekerja. Hari sabtu pukul 8.30 pagi saga sudah ada di depan pintu masuk Sun City Sidoarjo yang mana sudah banyak orang mungkin sekitar 50an untuk mengurus perpanjangan SIM. Antriannya menggunakan SIM mereka yang ditumpuk diatas kotak amal gitu.

9.30 pagi akhirnya Mall Sun City tersebut buka dan kami semua bergegas menuju lantai 2, tapi yang buka hanya SIM corner, sedangkan tilang keliling (easy tilang) belum buka dan ada pengumuman di pintu kaca ruko tersebut yang menginformasikan bahwa karena banyaknya pelanggar maka untuk mengurus tilang harus ke Kejaksaan Negeri Sidoarjo.

Salah seorang yang juga kena tilang mengonfirmasi pengumuman tersebut kepada temannya yang seorang polisi dan benar pindah ke Kejaksaan Negeri Sidoarjo. Pukul 10 pagi tiba juga di Kejaksaan Negeri. Disini juga, sudah banyak yang antri padahal loketnya belum buka. Saga ikut antri juga dengan menumpuk slip tilang.

Nunggu bentar, akhirnya loket buka juga dan yang bikin terkejut adalah hanya satu orang yang ngurus pengambilan tilang tersebut padahal ada tiga pintu loket yang tersedia, akan lama ini. Dan yang bikin ngenes yang ngelayanin cewek, suaranya halus banget sampai orang yang diluar loket secara suka rela menjadi megaphone supaya yang antri kedengaran.

Akhirnya giliran saga dipanggil untuk menuju ke loket. Cewek tadi cakep juga jika diliat dari deket, mau saga ajak kenalan tapi antrian dibelakang masih panjang ngga jadi deh. Denda yang saga harus bayar sebesar Rp.75.000 STNK sudah kembali ketangan. Saga segera balik deh.

Yaa, kira – kira seperti itu pengalaman saga kena tilang dan mengurusnya. Mungkin beberapa post kedepan akan membahas tentang serba – serbi tilang.


Saran = sebaiknya datang pagi - pagi dan PALING SIANG pukul 08.00. supaya urusan kita selesai hari itu juga. prosesnya agak lama, maklum kita masih manual.


***** EH, BTW BOLEH ATAU TIDAK YA MEMUAT FOTO RUANGAN YANG ADA DIDALAM KANTOR POLISI ? KALO TIDAK BOLEH BIAR SAGA HAPUS FOTONYA *****