Loading...
8 langkah yang harus kita lakukan dengan computer baru kita

8 langkah yang harus kita lakukan dengan computer baru kita

08.05.00 Add Comment
8 langkah yang harus kita lakukan dengan computer baru kita
Selamat, kalian telah mempunyai computer baru !

Dan tentu saja kalian ingin segera menggunakannya sekarang, tapi kalian harus menahannya sebentar karena ada beberapa task yang mungkin ingin kalian lakukan. Ketika computer rusak, softwarenya crash, atau kalian terinfeksi virus atua malware, beberapa langkah berikut ini dapat menyelamatkan banyak waktu kalian.

Setiap hari, orang – orang kehilangan data, kenangan yang indah, dan waktu yang berharga karena mereka tidak melakukan beberapa langkah sebagai persiapan.

1. Disconnect computer tersebut dari internet.

Sama, saya juga sangat ingin segera memakainya untuk browsing.
Tapi sampai kita memastikan beberapa item, sebaiknya kita tidak terhubung dengan internet terlebih dahulu.

2. Simpan media instalasi.

Pertama, simpan dan kumpulkan CD dan media lainnya yang datang bersamaan dengan computer kalian(jika ada), dan letakan di tempat yang aman. Jika tidak, mungkin suatu saat, beberapa tahun yang akan datang, kalian sangat membutuhkannya namun tidak menemukannya. Manual cukup penting, tetapi mereka mudah digantikan.

Hal ini juga memastikan kalian mempunyai installation disc, bukan hanya recovery discs. Installation disc berisi full copy dari Windows, jadi computer kalian bisa di install dari awal. Recovery disk tidak, dan sering mengandalkan informasi yang ada pada harddrive yang mana bisa dibilang cukup namun jika hard disknya mati kalian akan kehilangan semua informasi didalamnya.
Kalian mungkin tidak mendapatkan CD Instalasi, bahkan kalian mungkin tidak menerima CD apapun. Itulah mengapa langkah selanjutnya cukup penting.

3. Buat system image backup.

Gunakan Macrium Reflect (cuku Free edition) atau tool sejenis, buat complete image backup (biasanya disebut full system backup) dari keseluruhan computer kalian. Pastikan tool yang kalian pakai support dengan “bare metal” restore : kemampuan untuk me-restore ke computer yang harddisknya masih kosong atau belum terinstal apapun, hal ini biasanya memerlukan “bootable rescue media” untuk digunakan software tersebut.
Langkah ini cukup penting jika kalian tidak mendapatkan CD instalasi, karena langkah ini adalah alternativenya.
Meskipun kalian mendapatkan CD instalasinya, image backup sekarang bisa menjadi sangat mudah ketika kalian ingin me-reset computer kalian.
Alasannya cukup simple : image backup dari computer yang baru kalian dapatkan ini. Ini adalah factory reset yang sebenarnya. Mungkin kalian ingin memulai awal dan reformat atua reinstall computer, image backup ini dapat di gunakan, menjadikannya sesuai kondisi awal.

4. Set backup berkala

Saat kalian menggunakan backup software, buatlah jadwal backup berkala secara otomatis.
Yup, berdasarkan kebutuhan kalian dan bagaimana kalian menggunakan computer kalian, tapi secara umum, mensetting backup computer secara harian ke harddisk eksternal adalah praktek yang bagus.



5. Cek Firewall dan konek ke internet.

Dan sekarang ketika kita sudah mempunyai backup kalau ada sesuatu yang salah, ini lah saatnya untuk terhubung dengan internet.
Pertama, bagaimanapun coba cek sekali lagi kalau firewall sedang enable. Pada kebanyakan kasus, jika kalian terhubung lewat router anggap aja kalian sudah selesai. Router tersebut menjadi Firewall yang bagu dan melindungi kalian dari sesuatu yang akan menyerang computer kalian ketika kalian menghubungkan dengan internet/
Jika kalian tidak mempunyai router (yang mana jarang sekali sekarang), cukup pastikan kalau firewall enable. Seharusnya sih secara default sudah enable, tapi tidak ada salahnya mengeceknya.

6. Install security software

Computer kalian mungkin sudah ada security software bawaan, tapi kalian tidak harus menggunakannya.
Seringnya sih security software bawaan bukan yang terbaik, kadang cukup baik, kadang kurang baik. Cobalah untuk cek. Atau carilah alternative security software yang kalian inginkan. Dan pastikan untuk menguninstall security tool bawaan sebelum menginstal yang baru.
Pada windows 10, windows Defender cukup bagus, dan seharusnya secara default sudah enable dan di konfigurasi dengan baik.

7. Update, update, update.

Luangkan waktu untuk update windows serta aplikasi dan software yang terinstal pada computer kalian.
Pastikan automatic update untuk Windows sudah enable. Jika “Microsoft Update” muncul, enablekan untuk menerima semua aplikasi Microsoft sampai tidak ada lagi update yang tersedia.
Menjaga software kalian untuk selalu update cukup penting untuk menjaga computer kalian dari malware yang meng-eksploitasi bugs pada software di computer kalian, yang biasa disebut “unpatched vulnerabilities”. Update di keluarkan secara berkala untuk memperbaiki bugs tersebut, yang mana menambal kelemahan tersebut.

8. Back up lagi

Ketika computer kalian sudah update, lakukan backup lagi.
Meskipun image backup yang ada di langkah 3 sangat penting, back up ini yang sangat mudah. Kenapa ? karena jika kalian ingin menggunakannya, kalian sudah melakukan langkah 4, 5 dan 6 dan awal langkah 7. Kalian tidak akan melakukan update sebanyak jika kalian melakukan install ulang atau kembali ke factory setting.
Well, ada argument kalian tidak harus melakukan keduanya, tapi sebagai jaga – jaga saja. Ini adalah backup yang kalian gunakan. Sementara backup dari langkah 3 adalah safety net.




Kenapa tampilan dokumen microsoft word berbeda pada computer lain ?

10.35.00 Add Comment
Kenapa tampilan dokumen microsoft word berbeda pada computer lain ?

beda printer, beda juga tampilan.


Word prosessor seperti Microsoft word pada umumnya digunakan untuk memproduksi document untuk di print. Ketika word menampilkan document pada print layout atau page view, dia menggunakan karakteristik pada printer yang sedang dipilih untuk menentukan tampilan document seperti apa ketika diprint.

Karakteristik printer sangat banyak. Default margins, ukuran kertas, dan perbedaan lainnya dalam hal kapabilitas dan konfigurasi dapat mengakibatkan document yang muncul terlihat berbeda ketika di view atau di print pada satu system dan system lainnya.

Beda system, beda juga tampilan.


Perbedaan umum lainnya adalah fonts, yang mana tidak sama antara system.
Jika kalian membuat document menggunakan suatu fonts yang terinstal pada computer kalian, dan kemudian dilihat pada computer lain yang tidak terinstal font tersebut, hal tersebut dapat membuat perbedaan. Word akan menggantikan font tersebut menjadi sesuatu yang “mendekati” dengan font yang kalian inginkan. Akan tetapi, “mendekati” cukup samar, dan dapat berbeda dengan apa yang kalian inginkan.



Solusinya adalah PDF.


File format PDF dibuat untuk menyelesaikan masalah ini. PDF, yang mana adalah singkatan dari Portable Document Format, di desain untuk menampilkan tampilan yang sama persis dimanapun tidak mengenal system operasi ataupun karakteristik printer.
Versi saat ini dari Microsoft Word dan pengolah kata lainnya dapat menyimpan dalam bentuk PDF format secara langsung. Pembuatan PDF bekerja seperti printer – tetapi printer yang sama dimanapun. Interface yang digunakan untuk menyimpan PDF hampir sama dengan interface yang kalian gunakan untuk melakukan print document.

Dan hasilnya adalah PDF file yang bisa dilihat dimana saja dengan menggunakan aplikasi pembaca PDF dan seharusnya terlihat dan bisa di print sama persis dengan PDF kalian yang asli.

Apa itu PDF


PDF adalah bukan format yang di desain untuk mengubah document. Berdasarkan dokumen, mungkin bisa di edit, sampai batas tertentu, tetapi itu sama sekali bukan tujuan dari PDF. Anggap format tampilan saja, tidak seperti kertas yang ingin diganti.
Jika kalian ingin bertukar document yang mana orang lain dapat mengedit dan membuat perubahan kepada document tersebut, maka Word dengan “.doc” dan “.docx” format yang kalian butuhkan hanya saja jangan terlalu banyak berharap dokumentnya akan terlihat sama.
Gunakan tool yang tepat untuk suatu pekerjaan.

Ketika berbagi document yang sudah selesai dengan orang lain, gunakanlah PDF. Selalu. Kemudian cek document supaya PDF sesuai dengan apa yang kalian inginkan. Jika kalian menginginkan untuk berbagi document dengan format Word, jangan terlalu berharap untuk menampilkan atau pun printout sama seperti yang kalian inginkan dimanapun.

Cara menginstal windows 10 dari usb dengan UEFI Support

15.20.00 Add Comment
Cara menginstal windows 10 dari usb dengan UEFI Support

Ada 2 cara mudah untuk membuat bootable USB media untuk menginstal windows 10 menggunakan UEFI.

Ketika kalian ingin melakukan install ulang dari USB, salah satu requirement yang melibatkan pembuatan media untuk boot computer kalian ke setup wizard. Tetapi jika kalian mempunyai hardware yang lebih baru, kemungkinan kalian tidak menggunakan legacy Basic Input/Output System melainkan menggunakan Unified Extensible Firmware Interface (UEFI), kalian juga harus memastikan kalau bootable media support dengan type firmware sebelum kalian memulai instalasi.

Jika device kalian memakai UEFI firmware, kalian memiliki beberapa cara untuk membuat USB Bootable media untuk menginstal windows 10. Kalian juga dapat membuat Media Creation Tool, yang mana adalah alat yang mudah digunakan yang dikembangkan oleh Microsoft yang mendownload dan mengcopy media instalasi file ke removable drive yang support UEFI dan BIOS. Atau kalian dapat menggunakan Rufus, yang mana adalah software gratis pihak ketiga yang dapat membantu membantu kalian membuat media yang support untuk UEFI firmware.



Kali ini saga akan membuat step by step membuat bootable USB flash disk dengan support UEFI menggunakan Rufus.
Kalian dapat mendownload windows 10 ISO dari sumber apapun dan kemudian mengunakan Rufus Tool untuk membuat media instalasi dengan UEFI Support.

Untuk membuat instalasi media windows 10 yang support UEFI , colokan USB Flashdisk dengan kapasitas minimal 4 GB dan ikuti beberapa step berikut :

  • Download windows 10 dari website resmi https://www.microsoft.com/ atau sumber lain.
  • Download Rufus dari website resminya https://rufus.ie/ atau sumber lain.
  • Setelah download jalankan Rufus.
  • Pada “Device”, Pilih USB Flashdisk dengan kapasitas minimal 4 GB.
  • Dibawah “Boot Selection”, klik tombol Select yang berada disebelah kananya.
  • Cari lokasi file windows 10 ISO kalian.
  • Pilih file ISO image, lalu tekan Open.
  • Pada “Image Option” pilih Standar Windows Installation.
  • Pada “Partition Scheme and target sytem type” pilih GPT.
  • Pada “Target System” pilih UEFI(non CSM).
  • Pada “Show Advanced Drive Properties” biarkan default saja.
  • Pada “Volume Label”, masukan deskripsi untuk drive. Contoh “Master Windows 10”.
  • Pada “File System” dan “cluster size” biarkan default saja.
  • Klik “Show advance format option” dan pastikan pilih “Quick Format” dan “Create extended label and icon files” tercentang atau terpilih.
  • Klik tombol Start.
  • Klik OK untuk mengkonfirmasi kalau USB Flashdisk akan di wiped out.

Setelah menyelesaikan langkah – langkah tersebut, Rufus akan membuat Bootable media, yang mana dapat kalian gunakan untuk mengintsal windows 10 pada device UEFI.

Ketika USB bootable telah dibuat, jalankan computer dengan boot dari USB. Sedangkan untuk licensenya kalian harus membelinya di penyedia terdekat.

Apa itu error 502 Bad Gateway dan bagaimana memperbaikinya ?

09.55.00 Add Comment
502 Bad Gateway adalah eror yang muncul ketika kalian mengunjungi sebuah website, tetapi salah satu web server mendapatkan invalid respon dari web server lainnya. Kebanyakan masalah ini disebabkan oleh website itu sendiri, dan tidak banyak yang bisa kalian lakukan. Tapi kadang – kadang, error ini muncul karena masalah pada computer atau jaringan kalian. Berikut ini beberapa hal yang dapat kalian lakukan.

Apa itu 502 Bad Gateway Error ?

502 Bad Gateway error berarti web server yang kalian terhubung sedang berubah menjadi proxy untuk menyampaikan informasi dari server lainnya, tetapi mendapatkan respon buruk dari server lainnya tersebut. Disebut error 502 karena HTTP status code web server tersebut mendeskripsikan error tersebut. Masalah bad respon ini bisa disebabkan beberapa masalah. Mungkin saja servernya overload, atau ada masalah dengan network dari kedua server tersebut, dan ini hanya sementara saja. Mungkin saja ada kesalahan setting firewall, atau bahkan error dalam pengcodingannya, dan masalah 502 Bad Gateway ini tidak akan bisa diperbaiki sampai firewall dan pengcodingan tersebut diperbaiki.

Kalian mungkin akan melihat banyak halaman 502 yang berbeda pada setiap website, website mungkin juga menggunakan nama yang berbeda untuk error ini, kalian mungkin saja melihat :
  • HTTP Error 502 Bad Gateway
  • HTTP 502
  • 502 Service Temporary Overload
  • Temporary error (502)
  • 502 Server Error : the Server encountered a temporary error and could not complete your request
  • 502 Bad Gateway Nginx. Dan lain sebagainya.

Yap, seperti yang sudah dikatakan diatas. Ini adalah masalah pada sisi server yang kalian tidak bisa lakukan apapun. Kadang ini hanya sementara, kadang juga tidak. Meskipun begitu, ada beberapa cara yang dapat dilakukan pada sisi kalian.

Refresh / reload halaman tersebut

Refresh/ reload halaman tersebut kadang cukup berguna. Kebanyakan 502 error hanya sementara dan simple refresh mungkin akan kembali normal. Kebanyakan browser menggunakan F5 key untuk refresh, dan menyediakan tombol refresh disekitar address bar. Well, tidak selalu memperbaiki masalahnya sih, tapi mencobanya hanya membutuhkan beberapa detik aja.

cek apakah website tersebut down juga untuk orang lain.

Ketika kalian gagal mencapai sebuah website(untuk masalah apapun), kalian dapat mengeceknya jika hanya kalian yang mengalami masalah tersebut, atau orang lain juga mengalami hal yang sama. Ada banyak sekali tool diluar sana. Tapi biasanya saga menggunakan isitdownrightnow.com.


Jika kalian mendapatkan laporan kalau website tersebut DOWN untuk semua orang, tidak banyak yang dapat kalian lakukan tapi coba lagi nanti. Jika laporan mengatakan kalau website tersebut UP, maka masalahnya ada di tempat kalian, tapi sangat jarang sekali masalah ini menyebab 502 error, tapi masih ada kemungkinan dan kalian bisa mencoba beberapa cara pada seksi berikut ini.

Coba menggunakan browser lain

Mungkin saja masalahnya ada pada browser kalian yang menyebabkan 502 Bad Gateway error. Salah satu cara untuk mengeceknya adalah dengan menggunakan browser yang berbeda dan melihat apakah tidak ada masalah dan kalian bisa mengakses website tersebut. Kalian bisa menggunakan Google Chrome, Mozilla Firefox, Apple Safari dan lain sebagainya. Jika kalian juga mendapatkan error pada browser lain juga, maka kalian tahu kalau ini bukan masalah pada browser, dan kalian harus mencoba cara lain.

Bersihkan Browser Cache dan Cookies

Jika mencoba dengan browser lain bisa, maka kemungkinan masalahnya ada pada browser kalian yang mungkin saja outdated atau ada file corrupt yang menyebabkan 502. Dengan menghapus cached file ini dan mencoba membuka kembali website tersebut mungkin saja dapat memperbaiki masalah error 502 Bad Gateway ini.

kebanyakan browser menggunakan shortcut CTRL + SHIFT + DEL untuk membuka kontrol ini.


Cek plugin dan extensions

Jika kalian menggunakan extension pada browser kalian, kemungkinan maslaahnya datang dari salah satu extensi tersebut. Cobalah untuk men-disable semua extensi tersebut dan cobalah untuk mengakses website tersebut lagi. Jika tidak terjadi error maka suatu extensi yang menyebabkan hal itu. Cobalah meng-enable-kan satu – satu extensinya dan carilah extensi yang jadi biang masalah.

Restart peralatan kalian.

Jadi kalian telah menggunakan site yang mengecek up atau down dan menyimpulkan bahwa site tersebut down hanya ditempat kalian. Dan kalian juga telah menggunakan beberapa browser yang berbeda dan mendapatkan hal yang sama. Jadi kalia tahu bahwa masalahnya ada pada sisi kalian tapi bukan pada browser kalian.

Mungkin saja di computer kalian ada sesuatu yang sementara mengganggu computer dan jaringan kalian(PC, WI-FI, Router, Modem dll). Cobalah untuk merestart perangkat tersebut mungkin saja akan beres setelah restart (biasanya sih gitu kan,,, hanya butuh restart heheheee).

Ubah DNS Server

Kadang – kadang, masalah DNS dapat menyebabkan error 502 . Mengganti DNS Server kalian sepertinya bukan cara untuk memperbaikinya tapi masih ada kemungkinan penyebabnya. Dan tidak cukup sulit untuk menggantinya . kalian dapat merubahnya ke DNS Pihak ketiga seperti OpenNDS atau Google DNS dan mungkin dapat menyelesaikan masalahnya.

cara tidak langsung
dengan membuka website menggunakan https://www.hidemyass.com/proxy dan coba masuk lewat sana.

Sementara hanya ini yang dapat kalian lakukan dan seperti yang dikatakan diawal, masalah ini hanya sementara. Jadi coba lagi beberapa saat.


update :
coba cek program apa aja yang terinstal, yang mempengarui browser mungkin ada Pup disana yang menyebabkan error 502 Bad Gateway ini.

bisa coba pakai adware cleaner yang bisa di download di https://www.malwarebytes.com/adwcleaner/ untuk membersihkan Pup(Potential unwanted program.

shutdown lama ?

12.02.00 Add Comment
Kenapa komputer ku lama sekali di matikan(shutdown) ?


Klik start. Klik shutdown.

Tunggu. Tunggu. Dan tunggu terus.

Bukanlah hal yang jarang untuk mengeluh tentang waktu start-up atau kecepatan booting computer kalian. Dan ternyata waktu yang dibutuhkan untuk shutdown menjadi sumber frustasi lain kalian. Maksudku seharusnya berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menutup sesuatu ? kenapa tidak langsung mati saja tanpa mencabut kabel power listriknya ?

Seperti biasanya, ada banyak alasan. Mungkin beberepa yang umum diantaranya sebagai berikut :

Shutdown : ini adalah proses, bukan sebuah event

Akan sangat penting untuk mengetahui bahwa mematikan computer kalian adalah sebuah proses yang kompleks yang mungkin sama atau bahkan lebih dari ketika kita menyalakannya.

Ketika kalian menyuruh Windows untuk shutdown, dia akan bertanya kepada masing – masing aplikasi yang sedang berjalan “apakah ok jika dimatikan ?”. Hal ini akan memberikan kesempatan untuk masing – masing program memberikan sebuah peringatan jika kalian mempunyai pekerjaan yang belum disimpan. Semua program kemudian diberitahu kalau windows akan shutdown, suka atau tidak suka. Setelah itu akan mengarah ke device drivers(software yang bertanggung jawab pada setiap hardware pada system kalian) juga diberitahu kalau akan terjadi shutdown.

Mengapa sangat kompleks ?

Setiap aplikasi membutuhkan kesempatan untuk menyimpan apapun yang dibutuhkannya untuk bisa tertutup. Setiap device driver butuh kesempatan untuk mematikan device dengan cara yang teratur, menyimpan keadaan apapun mungkin akan penting ketika kalian menghidupkan computer kalian dilain waktu.

Semua itu membutuhkan waktu. Kadang membutuhkan waktu yang lama. Dan kadang ada masalah.

Banyak sekali program.

Proses shutdown sangat bergantung pada setiap software dan aplikasi yang berjalan. Setiap software diberi kesempatan untuk melakukan suatu pekerjaan, dan berpotensi pekerjaan yang memakan banyak waktu, sebelum windows shutdown. Pada kemungkinan terburuk, suatu aplikasi mungkin akan sepuhnya terjadi jeda saat aplikasi tersebut menanyakan user seperti “Do you want to save this file first ?”

Dan hasilnya adalah, aku jarang sekali langsung shutdown windows. Tapi, menutup aplikasi dan program yang sedang terbuka terlebih dahulu sehingga tidak lagi berurusan dengan aplikasi dan program yang membutuhkan input akhir dariku.

Sangat banyak program.

Bagaimana dengan semua program yang berjalan yang tidak kalian mulai ?
Umum sekali untuk mempunyai banyak program yang memulai secara otomatis ketika kalian sign in ke Windows. Mulai dari security software, automatic software utilities, hingga communications tools seperti Skype, mereka berpengaruh kepada waktu yang dibutuhkan untuk mulai dan mematikan. Setiap program dan aplikasi diberikan kesempatan untuk “melakukan sesuatu” sebelum mereka keluar.

Hardware juga

Local network kalian juga dapat berpengaruh terhadap tertundanya shutdown. Setiap koneksi local, katakanlah sebuah printer, atau file dan folder yang di share local. Membutuhkan waktu untuk tertutup secara individu. Jika sisi remote sedang non-responsive, hal itu juga berkontribusi terhadap lambatnya proses shutdown.

Masalah hardware lainnya juga berpengaruh terhadap lambatnya proses shutdown. Yang paling umum adalah masalah dengan device driver(software yang digunakan untuk mengontrol hardware) yang dapat menyebabkan masalah ketika shutdown. Masalah hardware yang sesungguhnya umumnya menyebabkan masalah yang lain.

Pastikan driver kalian versi yang terbaru. Sebaliknya, jika kalian mulai merasakan masalah setelah melakukan pembaruan device driver, coba pastikan dulu dengan manufacturernya.



Malware termasuk juga

Akhirnya, ada masalah dengan malware.
Malware bekerja secara misterius, dan dapat dipastikan akan membuat kacau system suatu waktu, termasuk juga proses shutdown.

Satu kata tentang tidak pernah mematikan computer(shutdown)
Terlalu lama untuk shutdown,dan ada yang tidak pernah dishutdown sama sekali.

Semua yang didiskusikan diatas berlaku untuk kedua situasi. Tidak pernah shutdown mungkin karena software yang sedang kalian jalankan, device drivers, masalah hardware atau malware. Bedanya jika lambat mungkin side effect karena semua berjalan lancer seperti seharusnya.

Tidak pernah shutdown sebaliknya, mungkin juga semacam kegagalan dari suatu aplikasi. Software yang dibuat dengan buruk, bugs, masalah setingan dapat menyebabkan software menunggu sesuatu yang tidak pernah terjadi sebelum bisa dishutdown.
Yang paling penting untuk menghindari masalah ini adalah menjaga agar software dan aplikasi kalian uptodate.


Meshes dan Edit Mode

Meshes dan Edit Mode

09.58.00 Add Comment
Mesh adalah salah satu objek tipe yang penting dan sering digunakan pada Blender. Meskipun terdapat objek dengan tipe lain yang dapat digunakan sebagai model dan scene, tetapi mereka lebih sering terkonvert menjadi mesh, karena objek tipe ini mempunyai detail kontrol yang bagus. Sehingga Blender menawarkan fungsi lebih, built-in dan sebagai addons yang bekerja untuk meshes daripada sebagai objek type lain.

edit mode adalah mode dimana kita membuat perubahan kepada objek yang sedang aktif. Tidak semua objek memiliki edit mode(contohnya kamera) dan detail apa saja yang bisa kita lakukan pada edit mode berbeda antara objek satu dengan objek lainnya.

Apa itu Mesh ?

Mesh adalah bentuk dari satu atau lebih vertice, setiap vertex hanyalah sebuah titik pada ruangan. Sepasang vertice dapat di gabungkan dengan garis lurus disebut edge, dan pengulangan dari edge tersebut dapat dibentuk menjadi sebuah face.

Ini adalah face yang membentuk permukaan objek yang terlihat. Edge dan vertices pada dasarnya adalah geometrical "scaffolding" (geometri perancah) yang di gunakan untuk menahan objek.


Blender object-ode "Add" menu (  SHIFT + A  ) yang berisi submenu dari Mesh dengan koleksi pre-made mesh objek. Pikirkan kalau ini adalah starting point. Mereka membuat objek yang kita buat semakin mudah, dengan meperbolehkan kalian untuk memodifikasi sebuah objek sesuai dengan perkiraan bentuk yang kita inginkan bukan membuat bentuk tersebut dari awal.

Edit Mode

Start dengan model baru. Sembunyikan manipulator jika terlihat (  CTRL + SPACE ) kita harus berada pada Objek mode. Klik  RMB  pada kubus default untuk memastikan telah terpilih dan menjadi objek aktif.


Kita bisa mengubah mode menggunakan menu mode, sama seperti yang sebelumnya kita pelajari. Namun, karena perubahan antara object mode dan Edit mode biasanya termasuk operasi, dan mempunyai shortcut pada keyboard  TAB . Lakukan sekarang dan kita akan melihat penampilan kubus terebut akan berubah seperti gambar. Menu mode akan diupdate. Tekan  TAB  lagi dan kita akan kembali lagi ke Object mode. Tekan  TAB  lagi sebelum melanjutkan untuk memastikan bahwa kita sedang berada pada Edit mode.

Perhatikan fitur dari kubus, dan bagaimana mereka terhubung dengan deskripsi mesh diatas.
  • Titik pada sudutnya adalah vertice
  • Garis yang menghubungkan mereka adalah edges
  • Area yang berada didalam garis adalah faces



Selection Mode

Pada edit mode, header dari 3D view window akan menunjukan kontrol selection-mode. Jika kita mengarahkan mouse kita pada 3 tombol tersebut, kita akan melihat kalau tombol - tombol tersebut merepresentasikan vertex-select, edge-select dan face-select, kita bisa menekan tombol shift-click untuk memilih lebih dari satu.

Pada vertex-select mode, kita bisa memilih satu vertex dengan mengklik pada vertex tersebut menggunakan  RMB , dan memilih lebih dari satu dengan shift-clickig pada vertice dengan  RMB . Shift-clicking dengan  RMB  pada yang vertex yang telah terpilih akan meghapus pilihan tersebut.

Tekan  A  akan memilih semua vertice jika tidak ada yang sedang terpilih, dan juga sebaliknya.

Edge-select mode bekerja mirip dengan vertext-select tapi dengan edges dan bukan vertices. Mirip juga dengan face-select mode yang membolehkan kita untuk memilih dan menghapus pilihan dari faces.

Salah satu tombol yang berjudul "limit selection to visible" akan segera aktif(default, objek mesh yang di edit di tunjukan sebagai opaque yang artinya vertice, edges atau face pada sisi yang yang jauh dari pandangan kita akan di sembunyikan dan tidak dapat di pilih. Tekan tombol ini, dan objek akan menjadi tembus yang mana memperbolehkan klik melewati faces depan untuk memilih bagian mesh yang ada dibelakangnya.

Display mode yang berguna lainnya yang bisa digunakan pada 3D view adalah wireframe, yang mana dapat dipilih melalui Viewport Shading menu atau toggle dengan tombol  Z . Pada mode ini, faces menjadi transparant, hampir tembus pandang, dan edges dan vertices di tampilkan lebih jelas.


gambar tersebut adalah beberapa selection dan display modes yang terlihat pada kombinasi : pada baris pertama, sebuah vertex dipilih. Pada baris kedua sebuah edge dipilih, dan pada baris ketiga sebuah faces dipilih. Pada kolom pertama limit-selection-to-visible telah di aktifkan. Pada kolom kedua, di non-aktifkan, dan pada kolom ketiga wireframe mode telah aktif.

Selection Mode Hotkeys

Kalian juga bisa memindahkan pilihan selection mode dengan  CTRL  +  TAB . Pada menu yang muncul kalian dapat memindahkan pilihan dari selection mode dengan memilihnya dengan mouse atau tombol panah atas atau bawah, kemudian menekan tombol  ENTER  atau  LMB . Tapi jika kalian menekan tombol  CTRL  +  ENTER  atau  CTRL  +  LMB  yang toggles mengaktifkan hanya mode selection tersebut, tanpa berefect pada sama seperti dengan menekan tombol shift+klik pada icon diatas.

Pada popup menu blender yang lain, kalian bisa memilih suatu item dengan cepat dari  CTRL  +  TAB  menu dan dengan segera mengkonfirmasi dengan menekan tombol  1KEY  ,  2KEY  , atau  3KEY  untuk memilih yang pertama (Vertex), yang kedua (Edge) atau yang ketiga (face) item pada menu. Atau,  SHIFT  +  1KEY  ,  SHIFT  +  2KEY , dan  SHIFT  +  3KEY  ketika menu muncul, akan mengaktifkan vertex, edge atau face Selection mode.

Multiple Selection

Kalian bisa menggunakan  SHIFT  +  RMB  untuk memilih lebih dari satu item, dan  SHIFT  +  I  untuk menginvert selection, sama seperti Object mode. Hanya disini, "item" adalah vertices, edges atau faces, berdasarkan effect dari selection mode. Bagian yang aktif(yang terkahir dipilih) ditunjukan dengan warna putih, sedangkan yang lainnya ditunjukan dengan warna orange-kuning seperti biasa.

Seperti yang telah di mention diatas,  A  mempunyai fungsi yang mirip dengan Object mode, hanya saja diaplikasikan kepada bagian dari objek yang sedang diedit.


Menyembunyikan sesuatu

 H ,  SHIFT  +  H  dan  ALT  +  H  berfungsi sejalan dengan kebiasan pada Object mode, dan lagi, hanya diaplikasikan pada bagian yang sedang diedit.

Ingatlah apa yang disembunyikan: jika kalian keluar dari Edit mode dengan beberapa bagian di sembunyikan, mereka akan muncul dan hilang lagi ketika kalian masuk kembali ke Edit mode, setiap object ingat apa yang disembunyikan ketika kalian mengeditnya.


Local versus Global View

Kalian bisa memilih lokal atau global view pada Edit mode. Akan tetapi tidak menyempitkan view ke satu atau beberapa object melainkan menyempit ke objek yang sedang di edit.


Border Select(Box selection) & Circle Select (Brush selection)

 B  dan  C  bekerja secara analog terhadap fungsi mereka pada object mode. contoh, kalian memilih beberapa item dengan menggambar kotak atau dengan "painting" item tersebut.


Memilih lebih banyak, memilih lebih sedikit

Edit mode memiliki beberapa tambahan selection capabilities. Untuk mendemonstrasikannya, kita coba gunakan objek lain selain kubus. tekan  TAB  untuk kembali ke Object mode, dan hapus kubus tersebut. Sekarang tambahkan ( SHIFT  +  A ) sebuah objek Grid.  TAB  ke Edit mode, dan kalian akan melihat kalau grid tersebut akan terbuatdari 9x9atau 10x10 vertices. Pada awalnya semua grid tersebut akan terpilih. Tekan  A  untuk menghilangkan pilihan tersebut kemudian tekan  C  untuk "brush-select" beberapa vertices di tengah. Selesaikan brush-select mode dengan dengan  RMB  atau  ESC . Sekarang lihatlah apa yang akan terjadi pada selection ketika kalian menekan  CTRL  +  NUM+  (menambah pilihan). Vertices lain selain yang sudah dipilih disekitarnya akan ditambahkan ke pilihan. Sekarang coba  CTRL  +  NUM- (mengurangi pilihan), dan kalian akan melihat vertice yang berada di ujung dari selection tidak akan dipilih lagi.

Manipulator, Transformation Hotkey, Pivot Point

Semua fungsi tersebut tersedia dan dapat digunakan pada Edit mode sama seperti ketika ada di Object mode, kecuali tombol "Manipulate center point". Perhatikan bahwa merubah skala vertices akan merubah jarak diantara vertices tersebut. Vertice sendiri tersebut tidak mempunyai size, jadi mereka tidak membesar atau mengecil. Sama halnya dengan merotasi vertice yang hanya mengubah arah relativenya ke titik pivot, karena titik tanpa fitur tersebut tidak mempunyai orientasi.

Transformm Orientations
Global, lokal dan View optioni pada Transofrm Orientation menu dapat dijalankan pada Mesh Edit mode seperti mereka dijalankan pada Object mode. Dan tambahan lagi ada Normal mode, dimanan sumbu transformation selaras dengan selection:
  • Jika satu face dipilih, maka sumbu X dan Y akan selaras dengan face, namun sumbu Z akan tegak lurus(normal) dengan face.
  • Jika salah satu edge dipilih, maka sumbu Z selaras dengan edge, dengan sumbu X dan Y tegak lurus dengan edge.

Selection lainnya juga dapat digunakan, selamat bereksperiment saja..

Dan dengan single face dipilih,  G   Z   Z  akan menggerakan face. Tambahan, cukup mungkin untuk mendefinisikan orientasi transformation Normal saat ini sebagai custom orientation yang digunakan untuk mengubah vertice lain bahkan objek lain. Untuk melakukan ini, kalian harus membuka Properties Shelf, yang mana akan terlihat pada sisi sebelah kanan dari 3D view dengan  N . Dekat dengan bagian bwah adalah Transformation Orientations panel yang mana terdapat Transform Orientation menu yang terlihat hampir sama dengan dengan header dari 3D View windows, namun perbedaannya adalah yang ini mempunyai tombol "+" disebelahnya. Klik tombol "+" dan Normal Transformation orientation akan ditambahkan ke menu dengan label "Vertex", "Edge", atau "face" berdasarkan apa yang sedang dipilih(dan dengan numerix suffic ditambahkan jika sudah terdapat custom orientation dengan nama tersebut). Sekarang jika kalian melihat salah satu menu Transform Orientation, kalian akan melihat item baru yang dapat dipilih pada seksi yang berbeda diatas lima item standar.

Dengan pilihan orientasi baru kalian terpilih, text field yang dapat diedit akan muncul pada panel Transform Orientations, yang memperbolehkan kalian untuk mengganti nama jika kalian menginginkanya, dan terdapat juga tombol "X" yag memperbolehkan kalian menghapus orientation item ketika kalian sudah tidak membutuhkannya.

Dengan pilihan orientasi baru kalian terpilih, kita sekarang bisa memilih bagian objek yang berbeda, dan bahkan  TAB  ke Object mode dan meilih beberapa objek lainnya. Manipulator dan hotkey sumbu ganda akan sejajar dengan transformations mereka berdasarkan orientation custom. Cukup berguna, sebagai contoh menyelaraskan objek ke bidang miring.

Proportional editing


Ketika berusaha membuat bentuk yang natural dan organik, memindahkan vertices satu - persatu cukup membosankan. Untuk menghasilkan bentuk yang terlihat lebih halus, kalian membutuhkan mode dimana vertice tidak terpilih yang berada di dekat vertice terpilih juga ikut bergerak. Berbeda dengan perbedaan tajam vertice yang di pilih yang di pindahkan dengan dan yang tidak dipilih yang tetap di tempat, ada transisi bertahap dari satu ke yang lainnya.

Disinilah proposional editing berperan. Jika kalian memilih "Mesh" pada header dan melihat pop-up menunya, kalian akan melihat dua submenu, yang berjudul "Proportional editing" dan "Proportional Editing Falloff". Sebelumnya dalam mode on/off yang kemudian dirubah menjadi pilihan fungsi control falloff. Disana ada juga icon untuk "proportional Editing" di Header pada default 3D view. Lihatlah disebelah kanan "Limit Selection to Visible"(pada edit mode). Shortcutnya memakai huruf O. Tekan  O  akan mengubah antara Enable dan Disable. Tekan  SHIFT  +  O  akan mengubah tipe Fallout.

Proportional editing submenu mempunyai 4 pilihan: "Disable", "Enable", "Projected (2d)" dan "Connected". Apakah kalian masih mempunyai grid object pada "Select More, Select Less" seksi diatas ? jika tidak tambahkan Grid object baru. Ganti ke Edit mode, dan pastikan hanya sedikit vertice di tengah yang terpilih, Enable proportional editing, dan sekarang gunakan  G  untuk memindahkan vertices. Kalian seharusnya menyadari 2 hal :
  1. vertices yang tidak terpilih di dekat yang terpilih akan ikut bergerak, dan
  2. disana ada lingkaran putih yang mengurung semua vertices yang bergerak.
Cobalah menggunakan roda mouse ketika menggerakan vertice dan kalian akan melihat kalau lingkaran putih akan membesar dan mengecil.

Cobalah fungsi falloff yang lainnya pada submenu "Proportional Editing Falloff". Beberapa memastikan bahwa mesh tetap smooth dan curvy, yang lainnya memberikan efek sudut lebih banyak, dan lain sebagainya.

Pilihan ketiga dari "Disable" dan "Enable" proportional editing adalah "Projected (2D)". View ini mirip dengan Enabled, kecuali depth diabaikan. Jari - jari wilayah pengaruh diterapkan pada mesh dua dimensi.

Pilihan keempat dari "Disable" dan "Enable" proportional editing adalah "Connected". Yang satu ini membuat perbedaan pada mesh yang lebih rumit, yang mungkin memiliki lipatan atau cekungan didalamnya. Pada situasi ini, "Enable" akan berefek pada semua vertice dengan jarak tertentu dari vertice yang dipilih. Sementara "Connected" hanya mengukur jarak melalui edge yang terhubung, tidak langsung melalui space. Hal ini memungkinkan kalian untuk memindahkan satu part dari mesh tanpa berefek pada part yang lain yang mana mungkin terletak disekitarnya karena sebuah lipatan.

Dan tentu saja, proportional editing dapat bekerja juga dengan Scale  S  dan Rotate  R .
Dari mana datangnya cookies ?

Dari mana datangnya cookies ?

10.08.00 Add Comment
Dari mana datangnya cookies

Dari website yang kita kunjungi

Secara umum tentu saja cookies terbuat dari website yang kita kunjungi.

Resource yang digunakan website yang kita kunjungi

Tapi ada juga cookies yang terbuat dari resource website yang kita kunjungi karena memakai lebih dari satu web server.

Sebagai contoh website http://kaskus.co.id mungkin saja ada yang posting gambar dari website lain katakanlah websiterandom.com. Dan jika websiterandom.com juga menggunakan cookies, maka website tersebut juga memiliki kesempatan untuk membuat cookies yang berasosiasi dengan domain tersebut pada komputer kalian.

itu salah satu sumber cookies yang tidak terduga, ketika kalian berkunjung ke kaskus.co.id. kita tidak hanya akan mendapatkan cookies dari kaskus.co.id tapi juga mendapatkan cookies dari websiterandom.com.

Iklan pada website yang kita kunjungi

Hal ini yang ada pada pikiran kebanyakan orang ketika mereka mendapatkan cookies dari pihak ketiga.

Iklan biasanya disajikan dari server lain. server tersebut juga memiliki kesempatan untuk menyimpan cookies pada komputer kita. Dan lagi, sagarichan.com juga contoh yang bagus. Aku punya iklan pada website ini yang disediakan oleh Google Adsese service. Dan hasilya adalah, kalian mungkin menemukan cookies yang dihasilkan dari berbagai domain ( http://googleads.g.doubleclick.net contohnya) yang biasa digunakan oleh google untuk menampilkan iklan tersebut.

Jika kalian mengaktifkan third-party cookies pada browser kalian, kalian akan menemukan cookies dari iklan.

Cookies dari pop-ups

Kebanyakan orang akan menggunakan fitur Block atau hide pop-up windows. Meskipun begitu cookies akan tetap dihasilkan.

Tapi ini berdasarkan bagaimana browser kalian mendeteksi pop-ups, teknologi apa yang digunakan pop-ups tersebut, seberapa cepat mereka terdeteksi, dan bagaimana mereka terblock, tertutup atau tersembunyi.

Pada kebanyakan kasus, pop-up muncul cukup lama untuk meninggalkan cookies di komputer kita.

Cookies dari website yang belum kalian kunjungi...belum.


Ini mungkin sedikit misterius
beberapa browser mungkin akan melakukan pre-fetch(mengambil) halaman yang terhubung dengan halaman yang sekarang kita buka.

contoh, postingan ini juga terhubung ke artikel lainnya pada blog ini. ketika browser kalian telah selesai menampilkan halaman ini, mungkin saja browser kalian akan mencoba mengambil cookies dari halaman lain sebagai persiapan ketika kalian ingin mengunjunginya juga.

Kenapa ? satu kata, kecepatan. Jika kalian benar saja mengklik salah satu link tersebut, maka halaman dibalik link tersebut akan ditampilkan lebih cepat, karena sudah di download sebelumnya.