Apakah perlu untuk memperbarui BIOS secara berkala ?

11.40.00 Add Comment
Aku baru saja mengupdate/memperbarui komputerku bulan ini. Aku membeli Motherboard, CPU, Ram baru. Ada juga beberapa perangkat dari komputer lamaku. Aku ingin tetap menyimpan software, utilities antivirus dan file lainnya. Dan karena komputerku terbilang masih baru dan kelihatannya berjalan dengan normal, apakah perlu untuk mengupdate BIOS, Motherboard,Chipset, dan lainnya ?

Ini adalah pertanyaan yang menarik, kita selalu menekankan bagaimana pentingnya untuk tetap menjaga system untuk selalu up-to-date dengan pembaruan dan patch terbaru. Bahkan aplikasi seringkali melakukan pengecekan apakah ada update sendiri secara otomatis.

tapi bagaimana dengan BIOS ?

BIOS & UEFI

BIOS(atau Basic Input/Output System), dan pada komputer generasi baru, UEFI(Unified Extensible Firmware Interface) adalah software yang "menghubungkan" komputer kalian.(aku akan menyebut BIOS untuk keduanya pada artikel ini.) Ini adalah software yang pertama kali dijalankan ketika kalian menyalakan kommputer, softare yang melakukan power-on self test (alias "POST"). Dan ini adalah softare yang mengetahui dimana mencari dan membuka software lain seperti Operating system.

BIOS juga digunakan oleh operating system sebagai interface untuk mengakses hardware pada komputer kalian.

Dan "jika tidak rusak, sebaiknya jangan diperbaiki" / dan "jika bekerja secara normal sebaiknya jangan disentuh". :)

Mengupdate BIOS

Tidak seperti Operating System atau bahkan aplikasi kalian, BIOS jarang sekali menyebabkan kerentanan terhadap system kalian. Faktanya bugs pada BIOS sangatlah jarang, namun jika terjadi dan salah satu untuk memperbaikinya adalah dengan memperbarui BIOS tersebut, maka lakukanlah pembaharuan.

Tidak seperti software lainnya pada komputer kalian, aku tidak merekomendasikan untuk melakukan pembaharuan pada BIOS hanya karena ada versi baru yang tersedia. Hanya ketika kalian mengalami masalah yang hanya bisa diperbaiki dengan memperbarui BIOS saja.

Resiko memperbarui BIOS

Karena pembaharuan BIOS memperbarui firmware pada motherboard, maka didalamnya ada beberapa resiko : jika pembaharuan gagal untuk alasan apapun, kalian mungkin tidak akan bisa untuk me reboot komputer kalian dan bahkan mati.

kebanyakan motherboard modern sekarang termasuk mekanisme reset untuk mengembalikan BIOS ke settingan aslinya. Kadang berbentuk tombol kecil yang ada pada motherboard, kadang berbentuk seperti jumper yang menghubungkan sementara dua koneksi yang terbuka.

Dan kadang tidak ada satupun. Ada motherboard yang tidak bisa direset. Karena umur, ataupun karena masalah keamanan dan lain sebagainya.

Dari mana pembaharuan BIOS datang ?

Pembaharuan ini haruslah datang langsung dari pembuat komputer. Berita dan bantuan seharusnya tersedia pada website pembuat komputer, jika komputer kalian built up sendiri maka pergilah ke website pembuat motherboard kalian.

Disana terdapat informasi terhadap komputer kalian, dan sumber yang tepat untuk semua pembaharuan BIOS komputer kalian.

Mencari dan membuka file lewat Command Prompt

12.14.00 Add Comment
Apakah kalian pernah lupa lokasi kalian menyimpan file atau folder untuk sebuah projek ? atau kalian hanya ingat sebagian nama dari file tersebut ? jika iya, selain menggunakan Windows Explorer kalian juga bisa menggunakan Command Prompt yang bisa lebih cepat membantu mencai file yang kalian butuhkan dan dapat membuka file tersebut langsung dari lokasinya.

Meskipun cara ini cukup membuang waktu untuk mencari satu file yang tidak terlalu penting, namun cara ini sangat saga rekomendasikan ketika kalian ingin mencari cukup banyak file yang tersebar di folder yang acak.

Membuka Command Prompt

untuk mencari file yang kalian inginkan, pertama jalankan dulu Command Prompt. Ada beberapa cara untuk melakukannya.
  • Ketik CMD pada kotak Windows Search, kemudian klik pada icon yang muncul dan pilih Run as Adminsitrator.
    klik gambar untuk memperbesar
  • Menggunakan Run windows. Cara cepat untuk membukanya adalah dengan tombol Win + R pada keyboard kalian, lalu ketik CMD dan tekan enter atau ok.

Cari File Kalian

pada Command Prompt, ketik dir "*cari*" /s tapi ganti kata "cari" dengan teks yang ingin kalian cari dengan menggunakan nama file. Saga akan mencoba dengan menggunakan kata "movies".

Folder yang benar dapat dengan mudah di identifikasi oleh ukuran dari folder. Ketika kalian sudah selesai mengetik perintah, tekan Enter, dan pencarian akan dimulai. Mungkin akan terlihat tidak terjadi apapun selama beberapa detik. Tapi dengan segera semua folder dan file yang di mention di pencarian akan di identifikasi.

command tersebut mempunyai arti apa aja ?

  • dir adalah command yang digunakan untuk menunjukan file pada directory saat ini tetapi juga dapat mencari data dimana saja pada sistem
  • Backslash \ (mata uang yen dalam gambar karena lokal pc saga pakai jepang) memberitahukan dir untuk mencari dari root directory pada drive saat ini
  • \s memberitahukan dir untuk mencari disemua subdirectories
  • Dan terakhir asterisk * digunakan oleh command-line sebagai wildcard. yang mana mengindikasikan pencarian akan mencari semua nama file yang terkata yang kita cari. Meletakan asterisk pada akhir kata, seperti movies*, akan mencari semua file yang mengandung kata movies pada awalan namanya. Dan jika kalian meletakannya diawal maka hanya akan mencari akhiran yang sesuai dengan perintah. contohnya *.jpg. dan jika kalian meletakan kalimat diantara asterisk maka tidak peduli namanya apa jika mengandung kata di perintah maka sebagai hasilnya semua file akan dilist.

Mengubah Command Prompt directories untuk mengakuratkan lokasi file

Jika lokasi target file kalian berada di D drive, maka kalian tidak akan menemukannya di windows drive C. Maka dari itu, kalian harus bisa mengubah drive path nya seperti dibawah ini dengan langsung mengetikan drive mana yang kalian tuju, misalnya punya saga adalah drive e.
Pada drive tujuan, klaina dapat menggunakan perintah pada section sebelumnya dir "kata*" /s perhatikan juga asterisk yang kalian gunakan, karena biasanya akan terjadi kesalahan karena penggunakan asterisk dan backslash yang mana kana menghasilkan return "no label" error. Jika kalian mengetiknya dengan benar maka folder path dan nama file yang benar akan bisa di identifikasi.

Jika folder path cukup panjang, kalian dapat melakukan copy-paste dengan cara tekan CTRL + A lalu pilih kata pada command prompt dengan cara membloknya lalu CTRL+C lalu paste dimana saja yang kalian inginkan.

Membuka file dengan Command Prompt

Ketika kalian sudah menemukan file yang ingin kalian buka, kalian dapat membukanya dari command prompt menggunakan default program, tanpa harus mencarinya dengan file explorer.

Pertama, ubah directory ke lokasi folder file berada. Hal ini dapat dilakukan dengan cd dan diikuti oleh seluruh lokasi folder tersebut. Akan sangat umum untuk membuat kesalahan disini, jadi lebih baik menggunakan copy-paste pada seksi sebelumnya. Jika directory folder sudah benar maka kalian dapat membuka semua file yang berada disana. Sebagai Contoh disini saga akan membuka folder dimana saga menyimpan gambar untuk postingan Mencari dan Membuka File lewat Command Prompt.

Masukan nama file dalam tanda petik dua "nama file" seperti gambar. Tekan Enter dan file akan dibuka dengan default apliasi yang telah diset.

kesimpulan

Jika kalian mencari semua file dengan 1 topic atau mencari satu file yang tersembunyi dari semua folder pada pc kalian, cobalah menggunakan command prompt. Kemungkinan akan lebih effisient untuk kalian, karena lebih cepat dan lebih responsive daripada membuka folder dari File Explorer.