Pengalaman Saga Mengurus Surat Tilang

10.07.00
Hari senin 2 minggu lalu untuk pertama kalinya saga kena tilang di perempatan kereta Krian, katanya melanggar jalur satu arah padahal saga dibelakang saga juga ada orang yang lewat situ dan tidak pakai helm malahan, dan apa yang terjadi… mereka dibiarkan lewat wut ???

Ah, apa boleh buat. Awal puasa juga, jadi terima aja. Akhirnya dikasih slip biru dan STNK saga dibawa sebagai barang bukti dan besok suruh ke Polres Sidoarjo untuk bayar denda sekaligus ambil barang bukti. Hari selasa keesokan harinya saga ijin keluar komplek untuk menuju ke Polres Sidoarjo sekitar jam 9 pagi. Sampai sana udah rame mungkin bisa dibilang penuh dengan lautan manusia untuk mengurus SIM baru.

Tanya pakpol dimana divisi tilang, katanya “divisi tilang ada di lantai 2 disebelah sana… sebelah mana ?... di lantai 2 gedung itu”. Dan akhirnya melintasi lautan manusia yang ada di depan gedung tersebut lalu naik ke lantai 2 dan sampailah di divisi tilang (Lebay*).

Ruang tilang

Berlaga sok tau dan Percaya diri saga langsung masuk dan bertanya pada salah seorang pakpol yang bertugas disana untuk mengurus tilang dan dilihatlah surat tilang saga yang warna biru tersebut. Akan tetapi pakpol bilang kalau surat tilang dengan sidang tanggal 9 ini masih belum di proses karena yang sidang tanggal 2 aja masih belum selesai ini yang tanggal 9. LOL.

Eh eh, gimana ini ?. Konsultasipun berlangsung dan keluar beberapa solusi yakni suruh kembali 1 minggu lagi atau ambil di Tilang Keliling(easy tilang) di Mall Sun City Sidoarjo yang ada di lantai 2 tepat sebelah Sim Corner pada hari sabtu setelah hari sidang. Ngomong – ngomong soal sidang kata pakpol sekarang sudah tidak ada sidang dan langsung bayar denda saja. Denda yang harus saga bayar katanya adalah Rp. 125.000.

Saga putuskan ambil hari sabtu setelah tanggal sidang karena saga adalah pekerja, jadi waktu weekday dihabiskan untuk bekerja. Hari sabtu pukul 8.30 pagi saga sudah ada di depan pintu masuk Sun City Sidoarjo yang mana sudah banyak orang mungkin sekitar 50an untuk mengurus perpanjangan SIM. Antriannya menggunakan SIM mereka yang ditumpuk diatas kotak amal gitu.

9.30 pagi akhirnya Mall Sun City tersebut buka dan kami semua bergegas menuju lantai 2, tapi yang buka hanya SIM corner, sedangkan tilang keliling (easy tilang) belum buka dan ada pengumuman di pintu kaca ruko tersebut yang menginformasikan bahwa karena banyaknya pelanggar maka untuk mengurus tilang harus ke Kejaksaan Negeri Sidoarjo.

Salah seorang yang juga kena tilang mengonfirmasi pengumuman tersebut kepada temannya yang seorang polisi dan benar pindah ke Kejaksaan Negeri Sidoarjo. Pukul 10 pagi tiba juga di Kejaksaan Negeri. Disini juga, sudah banyak yang antri padahal loketnya belum buka. Saga ikut antri juga dengan menumpuk slip tilang.

Nunggu bentar, akhirnya loket buka juga dan yang bikin terkejut adalah hanya satu orang yang ngurus pengambilan tilang tersebut padahal ada tiga pintu loket yang tersedia, akan lama ini. Dan yang bikin ngenes yang ngelayanin cewek, suaranya halus banget sampai orang yang diluar loket secara suka rela menjadi megaphone supaya yang antri kedengaran.

Akhirnya giliran saga dipanggil untuk menuju ke loket. Cewek tadi cakep juga jika diliat dari deket, mau saga ajak kenalan tapi antrian dibelakang masih panjang ngga jadi deh. Denda yang saga harus bayar sebesar Rp.75.000 STNK sudah kembali ketangan. Saga segera balik deh.

Yaa, kira – kira seperti itu pengalaman saga kena tilang dan mengurusnya. Mungkin beberapa post kedepan akan membahas tentang serba – serbi tilang.


Saran = sebaiknya datang pagi - pagi dan PALING SIANG pukul 08.00. supaya urusan kita selesai hari itu juga. prosesnya agak lama, maklum kita masih manual.


***** EH, BTW BOLEH ATAU TIDAK YA MEMUAT FOTO RUANGAN YANG ADA DIDALAM KANTOR POLISI ? KALO TIDAK BOLEH BIAR SAGA HAPUS FOTONYA *****

Artikel Terkait

Silahkan meninggalkan komentar berupa pertanyaan atau hal sejenisnya,
ingat jika admin mengira itu adalah junk comment maka akan dihapus.

Conversion Conversion Emoticon Emoticon